SELAMAT DATANG DI DESA MAJASEM KECAMATAN KENDAL KABUPATEN NGAWI

Artikel

Mahasiswa KKN-PPM UGM Mengubah Sampah Bungkus Plastik menjadi Gantungan Kunci Kreatif

16 Februari 2024 23:08:24  MAHASISWA KKN  39 Kali Dibaca  Berita Lokal

Permasalahan sampah anorganik terutama bungkus plastik, telah menjadi isu yang mendesak di berbagai belahan dunia. Dengan produksi yang terus meningkat dan kurangnya kesadaran akan pengelolaan sampah yang baik, bungkus plastik seringkali berakhir sebagai limbah yang mencemari lingkungan. Namun, di tengah tantangan ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Kelana Kendal hadir dengan inisiatif yang kreatif dan berdampak positif.

Dalam upaya mengatasi permasalahan sampah plastik, mahasiswa KKN PPM UGM Kelana Kendal mengambil langkah konkret dengan melibatkan siswa-siswi SDN Majasem 3. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengedukasi anak-anak tentang pentingnya pengelolaan sampah dan sekaligus mengajarkan mereka untuk menciptakan kreasi yang bermanfaat dari bungkus plastik. Salah satu kegiatan yang mereka lakukan adalah membuat gantungan kunci dari bungkus plastik bekas, khususnya bungkus “teajus”. Kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik, utamanya dari siswa-siswi SDN Majasem 3, mengingat pembuatannya yang juga cukup mudah dengan hanya melipat bungkus “teajus” dan merangkainya. 

Berikut adalah lima kelebihan dari gantungan kunci yang dibuat dari sampah bungkus plastik ini:

1. Ramah Lingkungan : Dengan menggunakan bungkus plastik bekas sebagai bahan utama, gantungan kunci ini membantu mengurangi jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan. Dengan demikian, anak-anak diajarkan untuk memiliki kesadaran lingkungan sejak dini.

2. Kreatif dan Unik : Setiap gantungan kunci yang dibuat dari sampah plastik akan memiliki desain yang unik karena beragam warna, motif, dan tekstur bungkus plastik yang digunakan.

3. Murah dan Tersedia Secara Melimpah : Bungkus plastik seringkali tersedia secara melimpah dan dapat ditemukan dengan mudah di sekitar kita, sehingga membuat gantungan kunci dari bahan ini menjadi opsi yang ekonomis.

4. Ringan dan Tahan Lama : Meskipun terbuat dari plastik, gantungan kunci ini sangat ringan dan tahan lama. Sehingga dapat digunakan untuk waktu yang cukup lama tanpa mudah rusak.

5. Mendorong Kesadaran Lingkungan : Penggunaan gantungan kunci yang terbuat dari sampah bungkus plastik juga dapat menjadi cara yang efektif untuk mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya daur ulang dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Dengan adanya kegiatan kolaboratif antara mahasiswa KKN PPM UGM Kelana Kendal dan siswa-siswi SDN Majasem 3 ini, diharapkan dapat tercipta kesadaran yang lebih tinggi akan pentingnya pengelolaan sampah dan daur ulang. Selain itu, inisiatif ini juga menunjukkan bahwa solusi untuk masalah lingkungan dapat diimplementasikan melalui pendekatan yang kreatif dan inklusif, yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Semoga langkah-langkah kecil ini dapat menjadi awal yang baik menuju lingkungan yang lebih bersih dan lestari untuk generasi mendatang.

Penanggung jawab kegiatan, Hafidh Nurdiansyah dari program studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Sekolah Vokasi UGM, menyampaikan optimisme tentang dampak dari kegiatan kolaboratif ini, "Saya merasa optimis dengan dampak jangka panjang dari kegiatan ini, yaitu membantu anak-anak menjadi agen perubahan dalam masyarakat dengan kepedulian yang lebih besar terhadap lingkungan." Dengan demikian, langkah-langkah kecil ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi generasi mendatang untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan mengambil tindakan positif dalam mengatasi permasalahan sampah.

Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU. selaku DPL merespon kegiatan ini sebagai langkah konkret untuk memanfaatkan sampah bungkus plastik yang seringkali langsung dibuang dan dibakar. “Ini bentuk nyata mahasiswa untuk mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan sampah plastik agar menjadi barang bernilai dan bermanfaat”, pungkas Atus. 

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Aparatur Desa

Back Next